Benvenuto nel Sito Ufficiale dell'a Indonesia AS ROMA Club

Photobucket As.Roma

Minggu, 30 Agustus 2009

Diego dan Melo Tekuk Roma


Roma - Dua pemain baru Juventus, Diego dan Felipe Melo memotori kemenangan 3-1 timnya atas AS Roma. Diego membintang dengan kontribusi dua gol dan Melo menambahinya dengan satu gol.

Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Olimpico Roma, Senin (31/8/2009) dinihari WIB, Diego mencetak golnya di menit 24 dan 67 dan Melo menutup di menit 93. Sementara balasan Roma dicetak oleh Daniele De Rossi di menit 35.

Kemenangan ini membuat Juve untuk sementara menguasai pucuk pimpinan klasemen Seri A menggeser Inter Milan. Bianconeri mengumpulkan nilai enam dari dua pertandingan dan Inter mengoleksi empat.

Jalannya pertandingan

Pelatih Roma Luciano Spalletti melakukan banyak perubahan dalam line-up timnya dibanding dengan susunan tim saat dikalahkan Genoa di pekan pertama Seri A. Di depan, Francesco Totti ditemani Jeremy Menez.

Tetapi peluang pertama justru lahir dari tim tamu. Diego mengirim tendangan bebas yang coba dibelokkan oleh sundulan Girgio Chiellini tetapi bola bisa ditepis kiper Roma, Julio Sergio.

Gol Juve hadir tiga menit berselang lewat aksi individu Diego. Merebut bola dari Marco Cassetti di tengah lapangan, Diego menggiring bola, melewati John Arne Riise dan melesakkan bola ke gawang dengan tendangan terukur.

Sebuah tendangan bebas yang diberikan wasit bagi Roma di menit 35 berbuah bencana bagi Juve. Saat para pemain Juve masih belum siap, bola disodorkan ke De Rossi yang tanpa ampun menggenjot bola menembus gawang Gianluigi Buffon.

Dua menit berikutnya, Juve kembali membahayakan gawang Sergio. Dari tendangan bebas Diego, Carvalho Amauri menanduk bola tetapi Sergio dengan sigap men-tip bola ke udara.

Kesialan melanda Amauri di menit 42. Tendangannya dari dalam kotak penalti melabrak tiang Roma dan bola muntah coba disambut oleh Claudio Marchisio, tetapi bek-bek Roma sigap menyapu si kulit bundar.

Di menit terakir, giliran Buffon yang tampil hebat mengamankan gawangnya. Umpan terobosan Menez kepada Totti coba diselesaikan oleh kapten Roma itu dengan sebuah tendangan, namun Buffon dengan sigap menepisnya dengan tangan.

Amauri mendapatkan kans berharga di menit 53. Menguasai bola di sisi kiri kotak penalti Roma, Amauri menembak tetapi arahnya tepat ke tangan Sergio yang segera menepisnya.

Vincenzo Iaquinta membuang peluang untuk membuat Juve memimpin di menit 56. Menyisir sisi kanan, Iaquinta menusuk masuk ke kotak penalti tetapi penyelesaiannya buruk karena tendangannya melambung.

Sergio menyelematkan gawang Roma di menit 66. Sebuah umpan silang Paolo De Ceglie disambar kepala Amauri tetapi Sergio dengan lincah bergerak ke kanan untuk menepis bola.

Gol Diego yang kedua hadir tak sampai semenit kemudian. Mendapat umpan flick dari Iaquinta, Diego mengelabui pengawalan Philippe Mexes sebelum menjebol gawang Sergio. 2-1 untuk Juve.

Dalam keadaan tertinggal, Roma mencoba melawan. Mendapat bola di sisi kanan, Menez mengecoh De Ceglie dan menembak. Sayang bagi tuan rumah karena tendangan Menez melebar di kanan gawang BUffon.

Masuknya Mirko Vucinic membuat Roma kian menggigit. DI menit 73, sebuah umpan silang De Rossi dari kiri disundul Vucinic sembari terbang, tetapi tak menemui sasaran karena melebar.

Kans terbaik Roma untuk menyamakan skor hadir di menit 78. Menguasai bola di luar kotak penalti, Totti melepaskan tendangan menyusur tanah, namun membentur tiang meski Buffon sudah mati langkah.

Juventus akhirnya menggenapi kemenangannya menjadi 3-1 di menit ketiga injury time. Menggiring bola dari tengah, Melo mengakhiri aksinya dengan tendangan terarah yang tak bisa dihadang Sergio.

Susunan pemain

Roma: Julio Sergio; Cassetti, Mexes, Burdisso, Riise; Taddei, De Rossi, Pizarro; Perrotta; Menez, Totti

Juventus: Buffon; Grygera, Cannavaro, Chiellini, De Ceglie; Thiago, Felipe Melo, Marchisio; Diego; Iaquinta, Amauri

Spalletti: De Rossi akan Bawa Roma Tekuk Juve


INILAH.COM, Roma - AS Roma bersiap menghadapi pertempuran melawan Juventus hari Minggu (30/8). Luciano Spalletti mengaku bersemangat menghadapi pertandingan ini. Kemenangan atas Juve akan memberikan suntikan moral bagi timnya untuk menjalani beratnya Seri A.


”Kejuaraan Seri A selalu penuh persaingan, tetapi tim kami akan siap menghadapi Juventus besok,” tuturnya saat konferensi pers sebelum pertandingan.

Meski belum pernah mengalahkan Si Nyonya Tua selama karir kepelatihannya di Seri A, Spalletti tetap percaya diri dapat memecahkan kebuntuan itu Minggu malam, waktu setempat.

“Saya selalu berada di lapangan dengan target maksimal, yaitu menang. Pertandingan melawan Juve cukup menantang, selama 12 tahun kepelatihan, saya belum pernah mengalahkan mereka di Seri A, meski saya berhasil melakukannya di Coppa Italia,” tutur pelatih ekspresif itu.

Menghadapi pertandingan itu, Spalletti menumpukan harapannya kepada gelandang Daniele De Rossi. Spalletti menunjuk De Rossi sebagai pemain kunci dalam pertandingan esok.

“Esok, De Rossi akan menjadi penentu. Diego yang membuat inspirasi, imajinasi, dan kualitas, tetapi Daniele de Rossi akan melakukan apapun yang mampu dilakukan,” tukasnya.[-]

Senin, 24 Agustus 2009

Baptista Masih Tak Jelas


Jakarta - Julio Baptista sedang dalam situasi yang tidak ideal di saat Seri A baru dimulai dan bursa transfer seminggu lagi ditutup. Prospeknya bertahan di Olimpico tak besar, ke mana akan berlabuh pun belum jelas.

Baptista disinyalir tidak terlalu dihiraukan pelatih Luciano Spalletti di awal musim ini. Penyerang Brasil ini tidak dilibatkan dalam dua laga resmi pertama Roma, yakni di kualifikasi Europa League pertengahan minggu lalu, dan ketika Il Lupo kalah 2-3 dari Genoa di pekan pertama Liga Italia hari Minggu kemarin.

Dalam dua minggu terakhir ini ia memang dikait-kaitkan dengan beberapa klub. West Ham United dan Manchester City disebut-sebut tertarik untuk memboyong pemain berusia 27 tahun itu. Namun, pilihan kembali ke Inggris tidak menjadi prioritas Baptista.

Ia pernah menghabiskan musim 2006/2007 sebagai pemain pinjaman di Arsenal. Ketika itu ia berstatus milik Real Madrid, dan sekembalinya ke Santiago Bernabeu pun ia gagal mendapat tempat di tim inti, sehingga dilepas ke Roma musim panas tahun lalu.

"Julio takkan kembali ke Inggris. Saya bisa tegaskan hal ini," cetus agen si pemain yang bernama Herminio Menendez kepada asromanews.it yang dikutip Sky Sports.

Rumor lain adalah Baptista akan hijrah ke Inter Milan, di mana Roma ingin menjadikannya sebagai alat penukar untuk David Suazo ataupun Amantino Mancini.

"Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi. Kita lihat saja nanti," respons Menendez. "Untuk saat ini saya mengesampingkan transfer permanen untuk Julio."

Mantan pemain Sao Paulo dan Sevilla ini musim lalu tampil dalam 36 pertandingan bersama Roma di semua kompetisi. Dari jumlah itu ia mencetak 11 gol.
( a2s / key )

Burdisso: Roma akan Bangkit!


INILAH.COM, Genoa – Kekalahan 3-2 dari Genoa pada laga pertama Seri A, tidak membuat bek anyar AS Roma Nicolas Burdisso panik. Bek pinjaman dari Inter Milan tersebut yakin Il Lupi bangkit pada pertandingan selanjutnya.

Sehari setelah resmi dipinjam Roma, Burdisso langsung melakukan debutnya bersama klub Ibu Kota tersebut melawan Genoa. Sayang, kehadiran bek tim nasional Italia tersebut tidak mampu menghindari Roma dari kekalahan.

Meski kalah, Burdisso tetap bersikap tenang. Bek 28 tahun ini yakin kekalahan pada laga pertama akan ditebus Roma pada pertandingan berikutnya.

“Roma bermain bagus, kami memainkan pertandingan yang bagus. Saya pikir kami mendapatkan penguasaan bola. Kami kebobolan tiga gol, tapi kami bisa memperbaiki ini. Roma adalah tim yang bisa melawan hingga akhir karena kami bermain bagus,” ujar Burdisso kepada Roma Channel seperti yang dilansir Goal.com.

Pekan depan, Roma akan menjamu Juventus di Olimpico Roma, dan Burdisso yakin pertandingan tersebut akan menjadi laga yang tepat untuk bangkit.

“Saya ke sini untuk menang dan itu yang akan saya lakukan. Di awal musim ini kami harus bermain setiap tiga hari. Kamis akan ada Europa League dan Minggu melawan Juventus,” kilah Burdisso.[S2]

Roma Dikalahkan Genoa


Genoa - AS Roma harus menelan pil pahit dalam laga perdananya di Seri A musim ini. Pasukan 'Serigala Ibu Kota' itu harus mengakui keunggulan Genoa dengan skor 2-3.

Laga tersebut digelar di Stadion Luigi Feraris, Kandang Genoa, Senin (24/8/2009) dinihari WIB. Roma tertinggal lebih dulu akibat gol Domenico Cristico sebelum Rodrigo Taddei dan Francesco Totti membuat Giallorosi unggul.

Namun demikian, dua gol lesatan dari Alberto Zapater dan Giusepe Biava memupus harapan Il Lupi untuk merebut poin penuh pada laga tersebut.

Kekalahan ini membawa tim asuhan Luciano Spaletti itu berada di posisi ke-19, sementara Il Grifone bercokol di urutan ke-5 klasemen Seri A.

Babak pertama berjalan, kedua tim bermain relatif bermain datar-datar saja. Tak banyak peluang yang diciptakan membuat babak ini diakhiri dengan skor 0-0.

Paruh kedua laga memasuki menit ke-49, Genoa lebih dulu memimpin lewat Cristico. Memanfaatkan umpan sundulan Zapater di dalam kotak penalti, Cristico melepaskan tendangan kaki kanan yang bersarang telak di pojok kanan gawang kiper Roma, Artur.

Tak sampai lima menit berselang, Roma mampu menyamakan kedudukan. Adalah Taddei yang mencatatkan namanya di papan skor, setelah sepakan kerasnya dari sisi kanan pertahanan tuan rumah menaklukkan kiper Genoa, Marco Amelia.

Roma bahkan berbalik unggul pada menit ke-63 melalui Il Capitano Totti. Meneruskan assist Stefano Guberti, Totti yang berada di dalam area pertahanan Genoa, dengan kaki kirinya melepaskan tembakan yang tak terjangkau Amelia, 2-1 untuk Roma.

Zapater yang debutan musim ini, berhasil mencetak gol perdananya di Italia, lewat sebuah eksekusi tendangan bebas yang mengarah ke pojok kiri atas gawang tanpa mampu dihadang Artur, Genoa 2 Roma 2.

Bencana Roma datang ketika pertandingan tersisa tujuh menit. Diawali sebuah set piece pemain Genoa, Biava yang tak terkawal mampu menyarangkan bola dengan kaki kanannya ke pojok kanan atas jala Roma. Skor pun berubah jadi 3-2 untuk Genoa dan bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain :

Genoa : Amelia, Moretti, Papastrathopoulos, Juric, Biava, Zapater, Modesto (Palacio 46'), Rossi, Crespo (Figueroa 70'), Sculli, Mesto (Cristico 46').

Roma : Artur, Burdisso, Andreolli (Riise 77'), Casetti, Motta, Pizarro, De Rossi, Taddei (Brighi 71'), Menez, Guberti (Cerci 75'), Totti.

Jelang Genoa vs Roma Pertarungan ke Liga Champions Dimulai dari Sini

Genoa - Musim lalu, Genoa berhasil bertengger di posisi lima klasemen akhir Seri A. Hasil itu membuat Rossoblu diperhitungkan masuk ke zona Liga Champions musim depan; bersaing dengan AS Roma.

Kebetulan, keduanya akan langsung bentrok di pekan pertama Seri A musim 2009-10 di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Minggu (23/8/2009). Pelatih Genoa Gian Piero Gasperini memandang laga ini penting dalam bingkai persaingan keduanya.

Dengan Inter Milan, Juventus dan AC Milan nyaris pasti menguasai tiga besar, maka tim-tim lain praktis tinggal berebut posisi empat yang berarti tiket Liga Champions musim depan. Genoa dan Roma adalah dua tim yang masuk kategori unggulan untuk itu.

"Roma tetaplah sebuah klub dengan kualitas yang nyata dan punya sebuah skuad yang terbangun dari tahun ke tahun," ujar Gasperini seperti dilansir Football Italia.

Kekuatan Genoa berkurang drastis dengan kepergian sejumlah pemain pentingnya seperti Diego Milito, Thiago Motta dan Matteo Ferrari. Tapi Gasperini boleh yakin karena kubunya sudah mendapat sejumlah pengganti sepadan.

"Memang benar, kami berubah cukup drastis sepanjang musim panas ini. Namun kami punya pondasi yang kuat yang semakin sempurna. Dengan berjalannya kompetisi, kami akan tahu kekuatan asli kami," kata Gasperini.

Dengan kehadiran pemain-pemain baru seperti Rodrigo Palacio, Luciano Figueroa dan Hernan Crespo, Gasperini dipaksa untuk merancang taktik dan strategi baru. Sayangnya, Crespo dan pemain baru lainnya, Sergio Floccari, diperkirakan akan absen di laga pertama ini karena cedera.

"Akan ada beberapa rotasi pemain dan saya memiliki keraguan untuk menentukan starting eleven," tutup pelatih kelahiran 51 tahun lalu itu.

Baptista Masih Mungkin Tinggalkan Roma


INILAH.COM, Roma – Striker AS Roma Julio Baptista memiliki kemungkinan untuk meninggalkan Olimpico Roma dengan status pinjaman. Hal ini diisyaratkan sang agen, Herminio Menendez.


Menendez menegaskan peluang Baptista untuk mendapatkan transfer sangatlah tipis, pasalnya striker tim nasional Brasil tersebut masih ingin bersama Roma. Tapi, ketika berbicara mengenai kemungkinan status pinjaman, Menendez tidak bisa mengesampingkan opsi tersebut.

“Tidak, untuk saat ini saya sangat meniadakan (kemungkinan) transfer (untuk Baptista),” ujar Menendez kepada Romagiallorossa.com seperti yang dilansir Goal.com.

Sedang ketika ditanya mengenai kemungkinan Baptista hengkang dengan status pinjaman, Menendez mengatakan, “Saya tidak tahu akan hal tersebut. Kita lihat saja nanti.”

Satu yang pasti, Menendez menegaskan Baptista tidak akan kembali bermain di Liga Primer. Hal ini jelas mengubur ambisi West Ham United dan Portsmouth untuk mendapatkan Baptista.

“Saya bisa menampik semua kabar tersebut. Julio (Baptista) tidak akan kembali ke Inggris,” pungkas Menendez.[S2]

Kamis, 20 Agustus 2009

Totti Fit Lawan AAA Gent


INILAH.COM, Roma – Kabar gembira bagi skuad Luciano Spalletti jelang laga leg kedua Liga Europa melawan tuan rumah AAA Gent di Kosice, Slovakia malam ini atau Jumat dini hari. Kapten Francesco Totti masuk dalam skuad I Giallorossi untuk laga penting ini.

Er Pupone telah sembuh dari cedera betis dan mulai berlatih, Selasa kemarin dengan rekan satu timnya, dalam persiapan laga paruh pekan melawan Gent di Slovakia.

Totti yang kini berusia 32 tahun masih menjadi pencetak gol terbanyak klub ibukota Italia ini dengan catatan golnya mencapai 200 gol.

Kesiapan Totti dalam laga ini menjadi suntikan moral bagi Spalletti, dimana striker Montenegro Mirko Vucinic tengah dibekap cedera otot.

Striker Brasil, Julio Baptista yang dikabarkan akan pindah ke West Ham United dalam beberapa hari terakhir, terbuang dari skuad Spalletti yang jumlahnya 20 pemain.[S1]

Baptista Tidak Akan Tinggalkan Roma


INILAH.COM, Roma – Striker AS Roma, Julio Baptista dikabarkan siap meninggalkan Olimpico Roma dan menuju Inter Milan. I Nerazzurri tertarik untuk menggaet striker Brasil ini. Namun, agen Baptisa, Herminio Menendez membantah kabar ini.

Untuk mendapatkan Baptista, Inter bahkan bersedia memberikan bek Nicolas Burdisso dan pemain sayap Amantino Mancini, yang nota bene mantan pemain I Giallorossi, ke Trigoria.

Namun, Menendez membantah jika mantan striker Sevilla, Real Madrid dan Arsenal ini akan meninggalkan Roma.

“Saya tidak tahu sama sekali mengenai hal ini. Saya tidak berbicara dengan siapapun,” kata Menendez kepada Romanews.eu.

“Saya tidak mengerti kenapa banyak perbincangan yang menyebutkan Julio akan meninggalkan Roma. Saya tidak berbicara dengan siapapun, tidak juga dengan Inter atau tim manapun. Banyak sekali pembicaraan yang kosong, tidak ada negosiasi yang melibatkan Julio,” imbuhnya.

“Untuk saat ini, saya bisa menegaskan jika Julio akan bertahan di Roma, 100%,” paparnya.

Baptista bergabung dengan Roma dari Madrid musim lalu, dan mencetak sembilan gol di musim pertamanya di Seri A.[S1]

Lepas Burdisso, Inter akan Dapatkan Andreolli


INILAH.COM, Roma - AS Roma masih terus berburu bek tengah, untuk itu, mereka mencoba menggoda Inter Milan agar mau melepas bek Argentina Nicolas Burdisso dengan menawarkan Marco Andreoli.

Sebelumnya, presiden Palermo Maurizio Zamparini mengatakan Roma tidak akan mau mengeluarkan sepeserpun untuk membeli pemain baru musim panas ini.

Pernyatan ini tidak hanya membuat panas fans Giallorossi tetapi juga pelatih Luciano Spalletti.

Pelatih Roma itu masih mengharapkan tambahan seorang bek tengah dan seorang penyerang sebelum akhir bulan ini, dengan Burdisso sasaran utamanya.

Keenganan Inter melepas sang pemain dengan status pinjaman dan keengganan Roma untuk mengeluarkan uang, solusi terakhir adalah dengan saling tukar pemain.

Menurut Il Corriere dello Sport, Roma bersedia merelakan Andreolli, yang pernah bergabung dengan tim muda Inter, untuk Burdisso yang lebih berpengalaman.

Andreolli sangat menginginkan dapat bermain secara reguler, dan menyadari dirinya tidak memiliki kesempatan itu karena bek utama Roma, Philippe Mexes dan Juan sedang fit.

Meski di Inter juga tidak akan mendapatkan kesempatan bermain, tetapi ada peluang bagi Andreolli untuk dipinjamkan ke klub lain, peluang yang tidak akan pernah ia dapatkan di Roma mengingat AS Roma saat ini sedang mengalami krisis pemain belakang.[-]

Suazo ke Roma, Baptista ke Inter?


INILAH.COM, Roma – AS Roma memiliki anggaran mepet musim ini. Demi mendapatkan David Suazo dari Inter Milan plus 7 juta euro untuk Nicolas Burdisso, Roma menawarkan Julio Baptista ke juara Seri A ini, sementara Amantino Mancini kembali ke Roma dengan status pinjaman.

Roma mengincar striker Honduras ini, dan klub ibukota Italia ini sudah menawarkan Baptista kepada Inter, dengan harapan rencana mereka mulus.

Menurut 24oredisport.com, Luciano Spalletti fans berat dari mantan striker Cagliari ini. Kabarnya, tukar guling ini bisa terjadi dengan Baptista dimasukkan dalam pertukaraan ini. Agen striker Brasil ini menyatakan, pemainnya terbuka untuk pindah ke Inter.

Jose Mourinho berusaha keras untuk mengurangi jumlah skuadnya, dan Roma menawarkan bantuannya. Roma menginginkan Burdisso, dan uang 7 juta euro diharapkan bisa diterima Inter, dengan Mancini juga diinginkan dengan status pinjaman, dimana kedua klub berbagi pembayaran gaji Mancini.

Kabarnya, operasi Roma ini diterima Inter, dimana ada tiga pemain yang tidak masuk dalam skema permainan The Special One musim ini. Terlepas dari laporan tersebut, agen Burdisso mengungkapkan pihaknya tidak mendengar apapun dari Capitolini.[S1]

Selasa, 18 Agustus 2009

Roma Incar Pavlyuchenko


INILAH.COM, Roma - AS Roma masih belum menyerah untuk mendapatkan tanda tangan penyerang Tottenham Hotspur Roman Pavlyuchenko, tetapi sepertinya prospek keberhasilan mereka masih cukup suram.



Menurut Il Corriere Dello Sport, setelah gagal mendapatkan Alvaro Negredo, Roma kini gencar memburu bomber Rusia itu.

Giallorossi telah mengincar Pavlyuchenko musim panas tahun lalu, tetapi kalah oleh Spurs, yang akhirnya berhasil mendapatkan Pavlyuchenko dengan harga 17 juta euro dari Spartak Moskow.

Namun, kemungkinan untuk Roma kini terbuka karena Hotspur sepertinya bersedia meminjamkan Pavlyuchenko.

Kabarnya, penyerang 27 tahun itu akan mendapatkan gaji sekitar Rp28,6 milar per musim, sesuai dengan kemampuan Roma. Lebih jauh, kabar kepergian ‘Pav’ semakin kuat menyusul kedatangan penyerang baru Peter Crouch ke White Hart Lane.

Roma masih akan tetap menghadapi masalah, karena menurut sang agen ‘Pav’, Ian Elliot, kliennya tidak bersedia pergi dari London.[-]

Senin, 17 Agustus 2009

Toni ke Roma?


Munich - Menyadari kansnya bermain secara reguler di Bayern Munich menipis, Luca Toni mulai mencari klub alternatif. AS Roma diakui oleh agen si pemain jadi salah satu kemungkinan.

"Sekarang ini memang belum ada negosiasi yang sebenarnya. Tapi Roma sudah memperlihatkan minatnya," ujar agen Toni Jose Alberti kepada Romagiallorossa.com yang dikutip Football Italia.

"Baik Bayern maupun Luca terus saya beri informasi dan kami tengah menunggu respons dari klub Jerman itu," sambung Alberti. "Toni sangat ingin kembali ke Italia terutama karena dia ingin bermain bersama (Francesco) Totti."

Toni belakangan memang mulai jarang menjadi pilihan utama di Bayern. Arsitek Bayern musim ini, Louis van Gaal, lebih menyukai Miroslav Klose atau Mario Gomez, bahkan Ivica Olic, sebagai tombak-tombaknya.

Peluang Toni untuk bermain di Piala Dunia 2010 pun bisa tertutup. Tandanya bisa dilihat ketika Marcello Lippi tidak memanggilnya di laga ujicoba kontra Swiss pekan lalu.

"Dia ingin membuktikan kalau orang-orang di Jerman yang tidak memercayainya salah. Saya tidak bilang mereka memperlakukan Luca dengan buruk, tetapi banyak yang tidak percaya pada kualitasnya," kata Alberti.

"Jangan lupa, dia capocannoniere (top skorer) di Seri A, tapi dia sekarang kesulitan di Bayern," tuntas dia.

Minggu, 16 Agustus 2009

Cicinho 'Malu-malu Kucing' ke Barca


INILAH.COM, Roma - Laporan dari media di Italia dan Spanyol mengatakan, Barcelon tertarik untuk mendatangkan pemain AS Roma Cicinho untuk melapisi Daniel Alves di sisi kanan pertahanan mereka.


Namun sepertinya Cicinho tidak tertarik dengan spekulasi itu. Kepada media Cicinho mengatakan dirinya tidak bahagia tinggal di Eropa.

“Saya telah mendengar ketertarikan Barcelona dari media, tetapi belum ada tawaran resmi datang,’ tuturnya kepada Globesporte.

“Saya senang ada klub sebesar Barcelona tertarik dengan keahlian saya. Tetapi keinginan saya yang terutama adalah kembali ke Brasil. Saya tidak bahagia di Eropa meski telah mencoba selama dua tahun. Saya bahkan sempat berbicara dengan Juvenal Juvencio (Presiden Sao Paulo) tetapi Roma tidak membiarkan saya pergi,” Cicinho membeberkan.

Meski demikian, Cicinho juga tidak sepenuhnya menolak apabila kesempatan itu benar-benar datang.

“Seperti yang saya katakan, belum ada yang menghubungi saya, karena itu saya akan tetap berada di Roma dan memberikan yang terbaik,” lanjutnya.

Cicinho lalu menambahkan, “Saya tidak punya agen, tetapi ada seorang teman yang mengurursi masalah seperti ini. Saya belum berbicara dengannya. Namun, apabila tawaran dari Barcelona cukup menjanjikan, itu adalah kesempatan emas.”[-]

Sabtu, 15 Agustus 2009

Pilih Mana, Roma? Negredo atau Borriello?


INILAH.COM, Roma – AS Roma terus mengincar striker dan kini sepertinya mencoba mendekati striker Real Madrid, Alvaro Negredo dan striker AC Milan Marco Borriello. Seperti dilaporkan Il Corriere dello Sport, Roma bisa menjadi tujuan bagi Negredo seperti kata agennya.

Dengan datangnya beberapa pemain bintang di Santiago Bernabeu, Negredo sepertinya tidak akan terlalu banyak bermain, namun Madrid tidak ingin menjual striker muda mereka dengan harga murah.

Namun, mereka bersedia meminjamkan Negredo ke Roma, dengan pilihan jika I Giallorossi jika serius menginginkan Negredo. Agen Negredo menyatakan, Roma bisa berpeluang mendapatkan Negredo.

Sementara itu, Borriello mungkin juga tidak akan mendapatkan tempat di Milan, setelah kehadiran Klaas-Jan Huntelaar dan Roma juga siap mengambil kesempatan ini. Borriello, dibekap cedera di musim 2008-2009.

Alternatif bagi klub ibukota Italia ini, adalah striker Tottenham Hotspur, Roman Pavlyuchenko dan striker menjanjikan dari Siena, Abdelkader Ghezzal.

Roma, musim ini telah melepas Alberto Aquilani ke Liverpool, namun mereka telah mengawali musim ini dengan catatan positif, setelah mengalahkan AA Gent di dua leg saat tampil di kualifikasi Liga Eropa.[S1]

Roma Bisa Bersaing di Seri A


INILAH.COM, Roma – Jelang digulirkannya Seri A musim ini, pelatih AS Roma, Luciano Spalletti mengklaim, dirinya yakin skuadnya cukup kompetitif bersaing di Seri A maupun di Liga Eropa setelah hasil mengecewakan musim 2008-2009.

Pelatih berkepala plontos ini yakin, I Giallorossi bisa bersaing dengan rival-rivalnya meski baru saja kehilangan Alberto Aquilani yang dilepas ke Liverpool.

“Saya yakin, skuad ini bernilai bagi Roma, kualitas pemain-pemain muda sangat penting,” katanya kepada La Gazzetta dello Sport.

“Jika transaksi lainnya bisa dibuat, tentu saja hal itu tidak akan menciptakan masalah bagi kami di kejuaraan ini. Tim ini dibangun dengan investasi besar, berdasarkan hasil dari musim-musim lalu. Tujuan adalah selalu berkembang dan menuai kemenangan,” imbuhnya.

Terakhir, mantan pelatih Udinese ini mengkomentari kemungkinan hadirnya bek Inter Milan, Nicolas Burdisso, yang dikabarkan akan pindah ke El Lupi dalam beberapa pekan kemarin.

“Dia seseorang dengan karakter dan pengalaman. Dia memiliki kualitas yang bisa menambahkan sesuatu di tim kami,” puji Spalletti.[S1]

Spalletti Bantah Pindah ke Zenit


INILAH.COM, Roma – Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti membantah jika dirinya akan pindah ke timur, menuju Stadion Petrovsky,kandang Zenit St Petersburg, yang baru saja ditinggalkan pelatih asal Belanda Dick Advocaat.

Sebelumnya, beredar kabar jika klub Rusia ini telah menunjuk pelatih berkepala plontos ini menjadi pelatih baru mereka. Namun, Spalletti membantah kabar yang tidak jelas tersebut, dalam wawancaranya dengan Sky Sport 24.

Zenit mengizinkan Advocaat meninggalkan mereka, yang kini akan menukangi tim nasional Belgia. Lowongnya posisi yang ditinggalkan Advocaat memunculkan spekulasi jika Zenit sudah mencapai kata sepakat dengan Spalletti, namun dengan tegas, Spalletti membantah rumor itu.

“Tidak hanya saya kategorikan membantah rumor tersebu tapi saya juga membantah adanya kontak,” kata Spalletti.

“Untuk semua orang dan tifosi I Giallorossi, saya akan tetap menjadi pelatih Roma,” tegasnya.

Mantan pelatih Empoli dan Udinese ini terikat kontrak dengan Roma hingga Juni 2011, dia telah menukangi Roma sejak 2005, meraih dua gelar Coppa Italia dan satu gelar Super Coppa Italia sepanjang kariernya di Olimpico Roma.[S1]

Mancini Kembali ke Roma?


INILAH.COM, Milan - Ada kemungkinan bagi pemain sayap Inter Milan Amantino Mancini untuk kembali bergabung dengan mantan klubnya, AS Roma, sebagai pemain pinjaman musim ini.

Pemain asal Brasil ini meneguk kesuksesan bersama Roma selama 2003-2008, mencetak 40 gol dalam 154 penampilan, serta meraih dua gelar Piala Italia.

Mancini kemudian dibeli Inter seharga Rp185 miliar. Namun di Inter Mancini hanya tampil sepuluh kali di Seri A tanpa mencetak satupun gol.

Pelatih Inter Jose Mourinho mencoba mengurangi jumlah pemainnya untuk musim ini dan Mancini adalah salah satu pemain yang akan disingkirkan.

Beberapa hari yang lalu Mancini berada di Roma. Kabarnya pemain 29 tahun ini bertemu mantan pelatihnya di Roma Luciano Spalletti untuk membicarakan kemungkinan Mancini kembali ke Olimpico sebagai pemain pinjaman.

Namun untuk saat ini, kemungkinan itu masih kecil, karena musim terakhir Mancini di Roma sarat dengan perseteruan, baik dengan mantan rekannya maupun staf klub. Selain itu, jika kembali ke Roma, Mancini sepertinya harus rela mengurangi pendapatannya karena Giallorossi sepertinya tidak mampu membayar gaji yang diterima Mancini di Inter sekarang.[-]


===============

My Comment : No... We Won't Accept you Mancini, You are betrayer!

Rabu, 12 Agustus 2009

Giliran De Rossi Hengkang?


Roma - AS Roma telah kehilangan Alberto Aquilani yang hijrah ke Liverpool. Akankah Daniele De Rossi mengikuti jejaknya, mengingat kini Chelsea sangat getol memburu sang gelandang.

Rupanya, Chelsea serius mengejar De Rossi. Sebuah tawaran dengan nilai yang dirahasiakan dilepas 'Si Biru' kepada I Giallorossi untuk mendapatkan De Rossi, tetapi Roma menolaknya.

"Chelsea menginginkan De Rossi, tetapi kami menolak tawaran mereka," ungkap Direktur Olahraga Roma Daniele Prade kepada Radio Radio TV seperti dikutip Football Italia.

Roma tampaknya tak mau menghadapi kemarahan pendukung mereka seperti ketika mereka menjual Aquilani. Meski begitu, kans melepas pemain tidak benar-benar ditutup Il Lupi; apalagi mengingat fakta bahwa mereka butuh uang.

"Akankah ada penjualan lainnya? Kami adalah sebuah klub yang menghormati pendukung. Penjualan akan dilakukan hanya bila ada hitung-hitungan penting," ujar Prade kemudian.

"Menyeimbangkan buku (neraca) itu penting dan bila diperlukan, kami akan mencari uang," tukas Prade.

Kebijakan Roma itu jelas bukan hal yang populer di kalangan Romanisiti. Walau begitu, Prade meminta para pendukung Francesco Totti dkk untuk tetap tenang menghadapi musim baru.

"Slogan saya untuk musim ini adalah 'percaya dan melihat yang positif di antara yang negatif'. Kami membutuhkan mentalitas baru. Seperti halnya cara orang Inggris dalam menghadapi kekalahan," tuntas Prade.

Burdisso, Buruan Pertama Roma


Roma - AS Roma akhirnya bergerak di bursa transfer. Setelah adem-ayem untuk beberapa waktu, Roma kini membidik buruan pertamanya untuk musim depan, yakni bek Inter Milan, Nicolas Burdisso.

Untuk menghadapi musim baru Seri A, Roma belum banyak mengubah skuadnya dari musim lalu. Malahan bukannya membeli pemain, mereka justru kehilangan satu orang, yakni Alberto Aquilani yang kini telah berkostum Liverpool.

Kondisi ini tentu saja membuat Roma diragukan kesiapannya menghadapi ketatnya persaingan musim 2009/10, yang dalam waktu dekat akan memasuki pekan perdana. Meski begitu pelatih I Lupi, Luciano Spaletti, tetap merasa yakin timnya dapat bersaing dengan tim besar semacam Inter Milan, Juventus dan AC Milan.

"Klub-klub lain telah melakukan pergerakan sejak dini, namun kami masih berada di posisi yang baik untuk meraih hasil yang bagus," tuturnya di Football Italia.

"Kadang setiap detil bisa membuat perbedaan. Anda dapat berada di atas sana bersama Inter, Juventus dan Milan atau Anda dapat berjuang di kancah Eropa seperti yang kami lakukan musim lau. Segalanya dapat terjadi."

Untuk mewujudkan targetnya itu, Spaletti akan berupaya mendatangkan sejumlah pemain baru ke Olimpico. Satu nama dari sejumlah daftar belanjanya itu
adalah Burdisso. Menurutnya pemain asal Argentina itu memiliki kemampuan dan pengalaman yang dapat mengangkat prestasi Roma.

"Dia memiliki karakter dan pengalaman. Kami telah mengajukan minat kepada pemain ini. Dia memiliki kualitas untuk menambah sesuatu dalam skuad kami," ujarnya.

Harapan Roma untuk menggaet Burdiso terbuka lebar lantaran sang pemain hanya menjadi penghuni bangku cadangan di Inter. Pada musim lalu ia hanya tampil sebagai starter sebanyak 13 kali di ajang liga. Di samping itu Inter baru saja mendatangkan Lucio yang notabene sama-sama berposisi sebagai bek tengah.

Jumat, 07 Agustus 2009

Aquilani: Arrivederci Roma


Roma - Alberto Aquilani bersiap menuntaskan kepindahan ke Liverpool. Dia sedih bukan kepalang bukan semata karena meninggalkan AS Roma, tapi juga klub dia tercinta.

Liverpool bergerak cepat dengan memantapkan bidikan ke Aquilani usai sepakat melego Xabi Alonso ke Real Madrid. Dalam waktu yang relatif tidak lama, Roma setuju melepas dan Aquilani pun tinggal sejengkal lagi resmi berseragam 'Si Merah'.

"Aku sangat sedih untuk pergi," lirih Aquilani seperti dikutip Football Italia.

Selama 25 tahun usianya, pemain kelahiran kota Roma tersebut mengaku hanya ada satu klub di hatinya: Giallorossi. Tak heran saat dia harus mengucap kata perpisahan, rasa sedih menyergap.

"Aku selalu jadi pendukung Roma. Apapun juga, aku ingin berterima kasih kepada para fans yang sudah dan terus ada di sisiku," tutur dia.

Saat tiba di Liverpool, Aquilani yang dalam karirnya tak pernah membela klub selain Roma akan menjalani uji medis. Meski nyaris pasti lolos, patut jadi catatan bahwa dia sendiri masih dalam proses pemulihan pasca operasi pergelangan kaki.

"Setelah semuanya sudah benar-benar pasti, aku akan menjelaskan lebih lanjut. Saat ini aku tak bisa bicara banyak. Aku sangat sedih meninggalkan Roma," demikian Aquilani.
( krs / krs )

Minggu, 02 Agustus 2009

De Rossi Tolak Rumor Arsenal


Roma - Gelandang AS Roma Daniele De Rossi menolak rumor bahwa dirinya tengah didekati Arsenal. Pemain berkebangsaan Italia itu menegaskan ia tidak punya rencana meninggalkan Gialorossi.

Arsenal kini memiliki dana cukup besar hasil dari penjualan Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure ke Manchester City. Dengan dana 40 juta poundsterling (Rp 661 miliar), The Gunners mampu untuk berburu pemain-pemain yang sudah jadi.

Hal ini menimbulkan rumor bahwa Arsenal, diberitakan Independent, menyiapkan 30 juta poundsterling (Rp 495 miliar) untuk memboyong De Rossi.

Namun pemain berusia 26 tahun tersebtu langsung menepis rumor itu. "Arsenal? Saya tidak mendengar apa-apa soal kabar itu," seru De Rossi seperti dilansir dari AFP.

"Roma mengatakan saya tidak dijual dan saya ingin tetap bersama klub ini. Jika Roma mau menjual saya, maka keadaannya akan berubah. Namun, Roma selalu menunjukkan kepercayaan kepada saya," tutupnya.

Sabtu, 01 Agustus 2009

Totti di Roma Sampai Tua


Roma - Francesco Totti menegaskan komitmen dan dedikasinya pada AS Roma sampai waktu yang masih sangat lama. Kontrak baru yang akan ia tandatangani bahkan membuatnya bertahan paling tidak sampai usia 42 tahun.

Kontrak tersebut, yang dijadwalkan segera disepakati kedua belah pihak, kabarnya akan berdurasi sampai 2019. Artinya, jika Totti saat ini saja sudah 32 tahun, berarti ia masih bisa berseragam Giallorossi sampai 10 tahun ke depan.

Meski demikian kontrak itu tidak statis untuk kapasitasnya sebagai pemain. Roma memberinya waktu sampai 2014 untuk mau gantung sepatu, dan setelah itu Il Capitano akan diberi sebuah jabatan manajerial.

"Roma adalah pilihan hidup buatku," ujar pria kelahiran 27 September 1976 itu, yang tak pernah meninggalkan Il Lupi sejak ia memasuki akademinya di umur 13.

"Aku pikir aku pantas mendapatkan kontrak baru ini, untuk respek yang selalu aku miliki buat keluarga Sensi, rekan-rekan setim, pelatih, dan fans," sambungnya, seperti dikutip dari Channel4.

"Aku mungkin bisa saja meraih Ballon d'Or jika pindah ke klub lain. Tapi aku bahagia bertahan di sini karena ini adalah keputusan yang datangnya dari hati."

Totti memang anak asli kota Roma. Menurut cerita, ibunya menolak penawaran menggiurkan dari AC Milan dan memilihkannya Roma sebagai klub buat dia meniti karir sebagai pemain sepakbola. Totti mulai masuk tim muda Roma di tahun 1989.

Tiga tahun kemudian ia dipromosikan ke tim senior dan melakoni debutnya pada 28 Maret 1993 dalam usia 16 tahun. Ia mulai menjadi starter reguler di tahun 1995, dan dua tahun kemudian diangkat sebagai kapten tim, mengikuti jejak idola dirinya dan publik Olimpico, Giuseppe Giannini. ( a2s / nar )

Baptista Tidak Mau ke Milan


Roma - AC Milan yang masih mengincar satu atau dua penyerang baru dikabarkan tertarik untuk menggaet Julio Baptista dari AS Roma. Tapi menurut agen si pemain, Baptista tetap di Roma.

Luis Fabiano awalnya menjadi incaran utama Milan setelah mereka kehilangan Kaka. Namun semenjak pendekatannya gagal, berkembang rumor kalau Rossoneri mengalihkan bidikan ke Baptista.

"Julio akan meneruskan petualangannya bersama Roma dalam jangka waktu yang sangat lama," sanggah agen Baptista, Herminio Menendez, kepada RomaGiallorossa yang dikutip Goal.

Baptista tampil cukup baik di musim pertamanya membela Roma selepas hijrah dari Real Madrid. Striker Brasil itu 28 kali tampil berbaju Giallorossi dan mencetak 11 gol.

"Saya tak paham tentang tujuan lain yang dimungkinkan. Julio ingin tinggal di Roma dan klub juga ingin mempertahankan dia," tukas Menendez tentang bomber berusia 27 tahun itu.

"Saya tidak tahu apakah dia akan berada di sini untuk satu, dua atau tiga tahun. Tapi saya yakin dia akan tinggal di sini dalam waktu yang lama," tuntas Menendez.

Spalletti Minta Mexes Lebih Kalem


Roma - Philippe Mexes mencetak satu dari tiga gol AS Roma ke gawang KAA Gent di Europa League. Namun, pelatih Roma Luciano Spalletti meminta Mexes tidak terlalu terbawa emosi.

Mexes selama ini memang dikenal sebagai pemain dengan temperamen tinggi. Tak jarang bek berkebangsaan Prancis itu mendapat kartu kuning atau merah dari wasit karena temperamennya itu.

Menghadapi Gent di kualifikasi ketiga Europa League, Jumat (31/7/2009) dinihari WIB, Mexes terlihat marah karena Roma tertinggal 0-1 saat jeda. Mexes lantas terpancing untuk ikut maju ke depan.

Meski mencetak gol, gol yang membawa Roma menyamakan skor jadi 1-1 sebelum akhirnya menang 3-1, tindakan Mexes itu tak terlalu berkenan di mata Spalletti karena membahayakan lini belakang Il Lupo.

"Semua orang harus menghormati posisi dan tugasnya. Sebuah tim yang bagus harus seimbang. Mexes membiarkan dirinya terbawa oleh antusiasmenya dan bisa membuat tim ini kesulitan," cetus Spalletti di Football Italia.

Spalletti meminta Mexes mengerem semangat yang meletup-letup itu. Allenatore berkepala plontos itu berpendapat, bila Mexes bisa lebih kalem, ia akan jauh lebih berguna.

"Beberapa kali dia melakukan hal yang tidak diminta. Jika dia bisa menghormati perannya, maka dia bisa jadi pemain terbaik dunia," tutup Spalletti tentang beknya yang berusia 27 tahun itu.